Login

Digital Leaderships di Era 4.0 Transfornasi Menuju Keunggulan Bersaing

shape image

Digital Leaderships di Era 4.0 Transfornasi Menuju Keunggulan Bersaing


OLG Indonesia, Era sekarang sering disebut dengan era industri 4.0 yang membutuhkan kepemimpinan digital sebagai modal untuk keunggulan bisnis. Dari pernyataan tersebut ada dua hal yang harus terlebih dahulu kita pahami, yang pertama apa itu era industri 4.0 dan kedua  apa itu kepemimpinan digital. Definisi tersebut penting agar tidak mengaburkan pembahasan lanjut serta tafsir yang keliru dari dua pokok bahasan utama kita.


Era Industri 4.0 adalah era transformasi yang komprehensif keseluruhan aspek produksi industri melalui penguatan teknologi digital dari industri tradisional dan konvensional. Era revolusi industri 4.0 ditandai dengan meningkatnya penggunaan teknologi dan kecerdasan artifisial dalam berbagai dimensi industri baik dalam produksi maupun sector ikutannya yang secara langsung dan tidak langsung mempengaruhi performance industri dalam meningkatkan daya saingnya.


Digital leadership merupakan konsep kepemimpinan strategis yang berorientasi pada pemanfaatan asset digital yang dimiliki oleh perusahaan dalam rangka mencapai tujuan utama perusahaan. Dalam konteks yang lebih luas sebenarnya dalam kepemimpinan digital pemimpin berupaya melakukan tranformasi dengan beorientasi pada inovasi dan juga kreatifitas agar perusahaan tetap memiliki daya saing.


Inti utama dalam kepemimpinan digital atau digital leaderships adalah bagaimana seorang pemimpin memiliki akses yang sempurna terhadap informasi yang valid sebagai dasar dan landasan pengambilan keputusan  yang akan menentukan daya saing perusahaan. Akses informasi yang valid ini dapat dilakukan dengan kemampuan penggunaan IT yang baik. Jadi kepemimpinan digital bukanlah sekedar pada kemampuan penggunaan media social seperti website, dan email namun bagaimana pemanfaatan data sebagai bagian penting bagi perusahaan dalam pengambilan keputusan.


Hal ini tentu sangat berbeda dengan pola pemimpin tradisional dan konvensional yang lebih mengedepankan pendapat subjektif dan juga pandangan individu individu yang ada disekitar pemimpin dalam pengambilan keputusan, proses pengambilan keputusan pada model digital leadership tetap berorientasi pada data yang valid walaupun kadang kala keputusan tersebut akan berbeda dengan keinginan dari individu individu yang ada disekitar pemimpin. Hal ini semata mata untuk melahirkan keputusan dan strategi yang terkonfirmasi secara valid untuk menentukan daya saing organisasi.


Tulisan ini saya buat atas dasar pertanyaan dari beberapa mahasiswa saya, apakah pemimpin digital mutlak harus memiliki kompetensi digital atau mutlak harus memahami dan mahir dalam menggunakan IT?, atau apakah seorang digital leader harus memiliki tech talent?. Pertanyaan ini sangat menggelitik namun membutuhkan jawaban yang fresh karena banyak juga pemimpin saat ini belum memiliki kemampuan digital yang baik namun juga bisa sukses dalam memimpin.


Kalo kita focus dalam digital leadership sebenarnya tidak hanya berbasis digital dan perusahaan teknologi, namun dapat juga dilakukan oleh berbagai industry industry lain. Digital leadership bukanlah semata mata pada pengunaan alat alat canggih dan otomatisasi pada perusahaan bukan juga pada kemampuan penggunaan kecerdasan artificial yang berlebihan dalam suatu industry namun penggunaan analisis data pasar untuk memahami karakteristik konsumen berserta memahami kebutuhan dan keinginan konsumen dengan menggunakan perangkat digital yang terukur juga dapat dikategorikan sebagai kemampuan digital leadership.


Penggunaan perangkat digital leadership harus menjadi ukuran dari pimpinan walaupun sebenarnya pengusaan technologi dapat diwakili oleh bagian tertentu yang menggelola sistenm tekhnologi dalam perusahaan, namun sejatinya pemimpin juga harus memahami cara kerja kepemimpinan digital dan juga perangkat digital agar dapat menyesuaikan diri secara bertahap menuju kepemimpinan digital yang professional.


Perusahaan yang menggunakan digital leadership secara meyakinkan telah mampu memberikan performance yang baik sebagaimana banyak hasil research, salah satunya reseach yang di publikasikan oleh Dailysocial.id. disana mereka menyebutkan bahwa perusahaan yang telah mengimplementasikan digital leadership memiliki keunggulan dalam Financial performance, kepuasan karyawan dan pelanggan, munculnya loyalitas dan kekuatan pemimpin, proses pengambilan keputusan yang terstandar dan dengan hasil yang terukur serta menggambarkan budaya inklusif yang lebih baik.

/p>


Dari gambaran diatas jelas bahwa kepemimpinan digital sudah merupakan keharusan dalam rangka menatap masa depan organisasi atau perusahaan agar memiliki performance yang meyakinkan guna memperkuat posisi daya saing dalam kompetisi 4.0. dalam hal ini dieperlukan keseriusan untuk menghadirkan tenaga kerja yang memahami bagaimana cara kerja digital dan adanya tim yang solid yang memiliki kompetensi digital yang baik yang siap mendukung pimpinan untuk beradaptasi dengan digitalisasi. Salam Leadership. (FM)


Post a Comment

Popular Posts

Live Chat

Layanan konsultasi 24/7 Support. Jangan ragu untuk menghubungi kami melalui livechat.

Klik Disini!

(0645) 7556609

Kami percaya bahwa pelanggan harus menjadi prioritas utama. Kami ada untuk memberikan yang terbaik bagi Anda.

Form WhatsApp

NB : Tidak semua perangkan mendukung sistem Pendaftaran dengan form ini, jika anda mendapatkan masalah klik - Hubungi Kami!

Kirim